Pages

Wednesday, December 22, 2010

Kelapangan nikmat..


            Teringat sebuah cerita lama.. Entah, lupa darimana sumber cerita ini. Suatu hari hiduplah segelintir kera-kera yang tinggal di pohon. Mereka menghuni pohon-pohon yang masih kecil dan belum berbuah. Hari demi hari kera-kera hidup di pohon kecil melakukan aktivitas di sekitar homerange tersebut. Pagi, mengambil buah-buah yang ada di kawasan lain, dan sore hari menyimpan makanan untuk diberikan ke anak-anaknya. Kera-kera ini bekerja keras terhadap kehidupan anak-anaknya. Makanan-makanan tersedia dengan baik untuk perkembangan dan pertumbuhan anak-anaknya. Aktivitas kera-kera ini juga membawa dampak positif bagi pohon-pohon sekitar.
            Singkat cerita, kera-kera ini semakin besar begitu juga pohon yang berada di kawasan ini. Pohon yang tinggi dan besar dan berbuah banyak. Aktivitas kera-kera ini pun berada pada cabang-cabang pohon-pohon yang tinggi dan besar. Jelas memberi manfaat dan kemudahan bagi kera-kera ini. Kehidupan ini terkadang memberi celaka bagi sebagian kera-kera yang hidup dalam lingkungan pohon tersebut. Sebagian kera-kera yang berada di ketinggian senang dan merasa nyaman dengan kondisi yang sejuk dan nyaman, sehingga sebagian kera-kera tersebut jatuh. Kera-kera tersebut menikmati buah-buahan hingga kenyang, dihembus angin sepoi-sepoi. Kelapangan yang dinikmati oleh sebagian besar kera-kera tersebut tidak dapat termanfaatkan dengan baik untuk menghasilkan tantangan yang lebih besar lagi. Ujian yang berupa kenikmatan yang Allah berikan bisa jadi penguji seseorang untuk senantiasa ingat kepada pemberi nikmat. Kelapangan dalam waktu, kelapangan daam berbuat kebaikan di kelas, kelembagaan, dan sebagainya. Yang kedua, barang kali kemudahan yang kita nikmati merupakan hasil perjuangan orang-orang terdahulu sebelum kita. Kemudahan yang telah dibuka orang-orang terdahulu diraih dengan susah payah, jangan sampai di tangan kita menjadi rusak. Yang ketiga, bukan berarti kondisi kelapangan yang kita hadapi dalam berbuat kebaikan menunjukkan kondisi sukses yang final. Justru ada tantangan lain. Karena setiap masa atau generasi mendapat ujian dan masalahnya sendiri.

No comments:

Post a Comment